INTRODUCTION TO MIKROTIK PART II
Salah satu perangkat yang disebut dengan router yaitu router mikrotik ini merupakan salah satu dari
beberapa contoh router mikrotik dan disini adalah tipe hAP lite adalah keypad seperti ini memiliki
empat buah port dimana satu untuk internet 2 3 dan 4 untuk jaringan local ini yang disebut dengan portnya port 1 port 2 port 3 port 4 disini dia membutuhkan arus listrik yang ada di power nah power ini bertipe USB lalu ada reset ini disebut dengan hak reset nanti cara hard resetnya tidak sembarang ada tips dan triknya untuk melakukan riset dan ini ada power lalu disini juga ada lampu indikator untuk memastikan setiap ether aktif atau tidak ada seri dari hab-hab lalu lihat dari seri nya di belakangnya ini ada MAC addressnya
ID:RB941-2nD
FCC ID: TV7RB941-2ND
E01: B8: 69: F4: BB: C9: 0F
W01: B8: 69: F4: BB: C9: 14
artinya dia sudah mendukung dua channel artinya dia sudah menggunakan frekuensi 5 dan juga frekuensi 2,5 rb941 di sini ada Mac addressnya cuma dua 01 artinya MAC address untuk ether 1 dan disini MAC address karena masing-masing ether ini memiliki MAC address
Default Setting RouterBoard
1. RouterBoard (RB) baru, atau setelah di reset defualt , memiliki default konfigurasi dari pabrikannya yaitu : 192.168.88.x
LAB – Konek Router
1. Hubungkan Komputer dengan Router Mikrotik
2. Buka Aplikasi Winbox
3. Login Dengan MAC-Address
4. User=admin Password=“kosong” E4:8D:8C:26:0C:C1 ETHER 1 E4:8D:8C:26:0C:C5 ETHER 5
LAB – Konek Router
LAB – Hapus Semua Configurasi Pabrik
1. Pastikan sudah terhubung ke Mikrotik dengan Winbox
2. Pilih Menu System
3. Reset Configuration
LAB-Skema
LAB - Setting IP LAN
Setting IP Client
Test Koneksi
1. Mikrotik Ke Client
Test Koneksi
1. Client Ke Mikrotik
Graphing
1. Di MikroTik ada Tools monitoring nya ada yang bernama Graphing ( MRTG )
2. Bisa diaktifkan dengan cara Tools – Graphing
1. Dalam kondisi tertentu remote dan konfigurasi via GUI tidak memungkinkan dikarenakan hal-hal seperti; keterbatasan bandwidth, kebutuhan untuk running script, remote via ..x console, dll.
2. Remote & konfigurasi terminal bisa dilakukan dengan cara:
a. Telnet ( via IP port 23, non secure connection)
b. SSH ( via IP Port 22, lebih secure dari telnet)
c. Serial console (kabel serial)
LAB-Telnet & SSH
Lisensi Mikrotik
1. Fitur-fitur RouterOS ditentukan oleh level lisensi yang melekat pada perangkat
2. Level dari lisensi juga menentukan batasan upgrade packet.
3. Lisensi melekat pada storage/media penyimpanan (ex. Hardisk, NAND, USB, Compact Flash)
4. Bila media penyimpanan diformat dengan non MikroTik, maka lisensi akan hilang
Versi dan Lisensi Mikrotik
Lab – Cek Lisensi OS Mikrotik
1. System => Licences
Komentar
Posting Komentar